oleh

Apa Kata Mereka Ketika CFD Dihentikan Gara-gara Virus Covid-19 (Corona)

KUNINGAN, (DK) . –

Menyusul kebijakan Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., MH., pada tanggal 13 Maret 2020, tentang pemberhentian sementara penyelenggaraan “Hari Bebas Kendaraan Bermotor/Car Free Day (CFD)” yang biasa rutin digelar setiap hari Minggu pagi, sebagaimana langkah antisipasi mewabahnya Virus Covid-19 (Corona). Hal ini, mengundang berbagai tanggapan dari Dialektizen yang menyampaikan komentarnya kepada redaksi, atas pemberitaan terkait hal tersebut, yang tertera pada link di bawah ini:

Adapun ungkapan setuju dikatakan Yaqub, warga jalan Pramuka – Kuningan. Pasalnya, karena ia mempunyai anak yang ikut Sekolah Sepak Bola (SSB), jadi dengan liburnya aktivitas keramaian CFD—khususnya di lingkungan Stadion Mashud Wisnusaputra, dapat membuat fokus anaknya dalam berlatih.

“Setuju! Soalnya CFD sekarang Cuma ajang nyari makanan/jajanan. Jadi, liburnya CFD di lingkungan stadion lebih bisa fokus buat olahraga. Karena, kegiatan SSB masih berjalan normal, dan saya lihat juga tadi ada yang jogging dan sepedaan,” tutur Yaqub, seorang pebisnis jersey sepakbola, Minggu (15/3/2020).

Aktivitas latihan SSB di Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan, Minggu (15/3/2020).

Sementara, disampaikan oleh sejumlah pegiat senam yang biasa rutin melakukan aktivitas senamnya di CFD jalan raya Siliwangi – Kuningan, menyebutkan kurang setuju. Tetapi, pihaknya akan senantiasa patuh dan taat pada setiap kebijakan ataupun imbauan dari pemerintah.

Salah seorang instruktur senam yang tidak mau disebutkan identitas namanya, merasakan dampak kerugian. Namun, demi mementingkan aspek kesehatan, ia pun bersedia menuruti peraturan yang berlaku.

“Saya mengutif apa kata Ketua FORMI Nasional, Bapak Haryono Isman, bahwasannya olahraga adalah benteng melawan penyakit. Jangan biarkan Virus Covid-19 (Corona) menakuti kita untuk tetap aktif berolahraga. Toh, biar enggak bisa senam di CFD, kami masih bisa senam di sanggar,” tandasnya.

Berbeda, apa kata seorang instruktur senam lainnya, yang biasa rutin menggelar aktivitas senam Minggu pagi di halaman salah satu mini market di wilayah Kecamatan Jalaksana. Karena, di tempat itu masih bisa melaksanakan giat senam hari ini.

Foto bersama pegiat senam, usai melaksanakan aktivtas senam, di salah satu mini market wilayah Kec. Jalaksana, Minggu (15/3/2020).

“Iya suasana CFD kali ini sepi, enggak ada. Tapi, kami masih bisa melaksanakan senam, karena tujuan kita berolahraga bukan sekedar cari keramaian,” katanya.

Pantauan dialektikakuningan.com pada suasana CFD di jalan raya Siliwangi, Kuningan kota, tampak jalanan lengang dari para pejalan kaki dan pedagang kaki lima dadakan yang biasa meramaikan acara Car Free Day hari Minggu pagi. Arus lalu-lintas kendaraan bermotor di sana, bebas melintas tidak lagi diurai seperti biasanya kegiatan CFD. (Erix)

Suasana hari Minggu pagi (15/3/2020), di jalan raya Siliwangi – Kuningan kota, depan Masjid Agung Syiarul Islam.

News Feed