oleh

Dampak Corona, Tingkat Kunjungan Wisata dan Okupansi Hotel di Kuningan Anjlok Hampir 50 Persen

KUNINGAN, (DK). –

Mewabahnya Virus Corona (Covid-19) di Indonesia gejolaknya dirasakan pula pada sektor bisnis pariwisata dan perhotelan. Termasuk di Kabupaten Kuningan, dampak corona tersebut mengakibatkan tingkat kunjungan wisata dan tingkat hunian hotel merosot tajam.

“Kemarin hasil monitoring di lapangan, penurunan sangat tajam. Banyak acara atau bookingan kamar hotel  dan tempat yang ditunda, bahkan sampai dibatalkan. Kalau penurunan wisatawan sudah terasa sejak minggu lalu,” ungkap Kepala Bidang Kelembagaan dan Kemitraan Disporapar Kabupaten Kuningan, Ani Nurhayati, SE., MM., menyampaikan kepada dialektikakuningan.com, Selasa (24/3/2020).

Kepala Bidang Kelembagaan dan Kemitraan Disporapar Kab. Kuningan, Ani Nurhayati, SE., MM.,

Disebutkan Ani, untuk data pastinya masih dalam proses kalkulasi pada ruang kerjanya. Keterangan itu, didapatkannya dari hasil pantauan pihaknya langsung dengan menemui para pelaku bisnis serta pengelola objek wisata dan hotel di Kabupaten Kuningan.

“Datanya setiap hari kita kalkulasi terus, cuma sebagai gambaran saja dari hasil wawancara dengan pengelola objek wisata dan hotel, sampai minggu kemarin hampir turun 50 %. Saya lihat weekend kemarin suasananya sepi banget, kemungkinan minggu ini penurunan bisa lebih anjlok lagi,” katanya.

Hal ini dibenarkan oleh sejumlah management hotel. Antara lain, menurut, General Manager Horison Tirta Sanita Hotel, Melfi Lenggono, Manager Marketing Grage Resort Sangkan, Juni Listia, Marketing De Jehan Hotel, Tia Deassy, dan Marketing Grand Cordela Hotel Kuningan, Widia.

Kesemuanya menuturkan, bahwa banyak cancel dari tamu hotel yang sudah memesan reservasi namun dibatalkan. Terutama, untuk acara pertemuan, semuanya dibatalkan, meski ada juga yang menunda pelaksanaannya. Hal ini menunjukan, bahwa sektor hotel telah mengalami kesulitan cash flow dan merugi akibat dampak Coronavirus. (Erix)

News Feed