oleh

Muhammadiyah Tetap Gencar Bantu Warga Terdampak Covid-19

KUNINGAN, (DK). –

Pemuda Muhammadiyah Kuningan tetap aktif bergerak membantu masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19. Hal ini dilaksanakannya melalui posko advokasi yang telah didirikan sejak bulan April 2020.

Ketua Posko, Mohamad Agung Tri Sutrisno, mengemukakan, sepanjang didirikan posko advokasi, Pemuda Muhammadiyah Kuningan sudah membagikan 600 paket sembako. Ditambah lagi, dengan 350 paket sembako yang akan dibagikan. Paket sembako kali ini merupakan bantuan dari ASLOG POLRI.

“Kita akan terus berkomitmen untuk membantu masyarakat Kabupaten Kuningan yang terkena dampak covid, khususnya yang memang mengadu ke posko advokasi pemuda Muhammadiyah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Kuningan, Sadam Husen, S.Pd., mengutarakan rasa terimakasihnya kepada Pemuda Muhammadiyah Pusat yang telah membangun sinergitas dengan Pemuda Muhammadiyah Kuningan.

“Terimakasih juga kami sampaikan kepada Polres kuningan yang sudah sinergis dengan kami untuk pendistribusian bantuan logistik dari Kapolri. Insya Allah, bantuan ini kami akan salurkan ke masyarakat terdampak Covid-19 di Kuningan,” ucapnya.

Masyarakat yang menyatakan diri terdampak pandemi melalui Posko Advokasi Pemuda Muhammadiyah Kuningan, menjadi sasaran priorotas dalam penyaluran bantuan paket sembako tersebut.

Selain itu, Pemuda Muhammadiyah Kuningan juga gencar mengedukasi masyarakat agar tetap menjaga kondisi kesehatan, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pandemik korona belum berakhir, tetapi harus kita lawan bersama. Kami merasakan sekali dari keluhan-keluhan masyarakat yang datang ke posko. Ada yang kondisi ekonominya lemah, ada yang kondisi ketahanan pangan keluarganya kritis,” beber Sadam.

Karena itu, wajib hukumnya bagi Pemuda Muhammadiyah untuk terus bergerak membantunya. Sejalan komitmen kuat dari pengurus, yang akan terus melakukan langkah-langkah advokasi atas keluhan masyarakat yang datang.

Besar harapan, Pemerintah Kabupaten Kuningan dapat mendorong pertumbuhan sektor perekonomian masyarakat yang telah terpukul oleh pandemi korona.

“Khususnya sektor produksi, agar kita menjadi kabupaten produktif. Setidaknya kebutuhan-kebutuhan masyarakat ke depan yang bisa di suplai dari hasil produktifitas masyarakat Kuningan sendiri,” ujarnya. (Erix)

News Feed