oleh

Social Distancing, Pondok Pesantren Husnul Khotimah Wisuda Santri Secara Virtual

KUNINGAN, (DK). –

Sikap patuh akan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di lingkungan pondok pesantren, Pontren Husnul Khotimah Kuningan menggelar Wisuda Santri (Haflah) secara virtual. Giat ini, dilangsungkan di gedung Pontren setempat, Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Minggu (28/6/2020).

Sebanyak 553 Santri mengikuti prosesi wisuda dari rumahnya masing-masing melalui aplikasi Zoom Meeting. Prosesi Haflah Virtual disiarkan juga melalui Channel Youtube HKTV Husnul Khotimah, Facebook dan Instagram Husnul Khotimah. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan massa (social distancing).

Hadir dalam acara ini, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., MH., Serta, Dai dan Ahli Tafsir Al Qur’an, yang juga aktif sebagai Juri di Acara Hafidz Indonesia, Dr. Amir Faishol Fath MA., menyampaikan orasi ilmiah.

“Saya merasa terharu dan sangat mengapresiasi apa yang dilakukan siswa-siswi santri ini dengan kemampuan menghafal Al-Quran. Wisuda ini sebagai bentuk penghormatan atas capaian yang anak-anak lakukan,” ungkap Bupati Kuningan dalam sambutannya.

Dikatakannya Acep Purnama, Tasyakur Binikmah, apa yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Husnul Khotimah telah memberikan kontribusi sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten, yaitu terwujudnya Kabupaten Kuningan yang Agamis. Dengan Visi Kuningan MAJU (Ma’mur, Agamis, dan Pinunjul).

Mudir Ma’had Husnul Khotimah 1 Kuningan, Ustadz Mulyadin, Lc., menyampaikan, ditengah pandemi saat ini, dirinya bersyukur, jumlah santri yang mampu menyelesaikan Hafalan 30 Juz meningkat dari tahun sebelumnya—Tahun kemarin berjumlah 71 Santri, tahun ini meningkat menjadi 96 Santri.

“Alhamdulillah, atas izin dan karunia Allah SWT, tahun ini adalah tahun terbaik HK dalam bidang Hapalan Al Quran, sebanyak 96 santri bisa menyelesaikan tasmi´ 30 juz, dan yang luar biasa diantaranya ada 6 santri yang mampu mentasmi´kan hapalannya 30 juz sekali duduk dalam waktu sekitar 11 jam” ungkapnya.

Enam santri tersebut adalah, Muhamad Fathi Mubarok (Kuningan), Taqiyyudin Akrom (Palembang), Muhammad Ammar Al Amudi (Lampung ), Mushtofa Zuhad (Bontang), Fuad Azzam Jundana Harahap (Bandung) dan Muhammad Alif Raihan (Jombang).

Kanit TTQ Husnul Khotimah, Ustadz Syafii, Lc., menambahkan, dari keenam orang santri tersebut, ada satu orang yang dapat hapal 30 juz dengan nomor ayat, letaknya, dan halamannya, yakni atas nama, M. Fathi Mubarok.

“Jadi Fathi terinspirasi Ustadz Adi Hidayat ketika ceramah dengan fasih bisa hafal letak dan nomor ayat Al Qur’an sehingga sejak itu Fathi bertekad untuk bisa menghafal surat dan nomor ayat,” terang Syafii.

Semuanya berdoa semoga dengan diwisudanya 96 santri akan membawa keberkahan di pondok pesantren, juga di Kuningan dan Indonesia.

Sementara itu, Pimpinan Pontren Husnul Khotimah, KH. Mu’tamad, M.Pd. Al Hafidz, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan buat para santri atas capaian tahun ini.

Diharapkan pula, para hafidz ini kelak akan memberikan mahkota cahaya kepada orang tua dan keluarganya sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Muadz Al-Juhani, RA. “Barangsiapa yang menghafal Al-Qur’an dan mengamalkan isinya, maka akan dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota pada hari kiamat”. Hadits tersebut, diucapkan Mu’tamad. (Erix)

News Feed